BUKU PEGANGAN TEKNIK LISTRIK INDUSTRI


BUKU PEGANGAN
TEKNIK LISTRIK INDUSTRI
JILID III
SMK

Daftar Isi :
10.1 Konversi Daya ............................................................. 10-1
10.2 Komponen Elektronika Daya ....................................... 10-4
10.3 Diode ........................................................................... 10-4
10.4 Transistor .................................................................... 10-6
10.5 Thyristor ...................................................................... 10-9
10.6 IGBT (Insulated Gate Bipolar Transistor) .................... 10-11
10.7 Penyearah Diode ......................................................... 10-12
10.8 Penyearah Terkendali Thyristor ................................... 10-18
10.9 Modul Trigger TCA 785 ............................................... 10-25
10.10 Aplikasi Elektronika Daya .......................................... 10-26
10.11 Rangkuman ................................................................. 10-30
10.12 Soal-soal ..................................................................... 10-31

BAB 10.1
Elektronika Daya
10.1. Konversi Daya
Ada empat tipe konversi daya, ada empat jenis pemanfatan energi yang berbeda-beda gambar-10.1. Pertama dari listrik PLN 220 V melalui penyearah yang mengubah listrik AC menjadi listrik DC yang dibebani motor DC. Kedua mobil dengan sumber akumulator 12 V dengan inverter yang mengubah listrik DC menjadi listrik AC dihasilkan tegangan AC 220 V dibebani PC. Ketiga dari sumber PLN 220 V dengan AC konverter diubah tegangannnya menjadi 180 V untuk menyalakan lampu. Keempat dari sumber Akumulator truk 24 V dengan DC konverter diubah tegangan 12 V untuk pesawat CB Transmitter.

 

Pada gambar-10.1 dijelaskan ada empat konverter daya yang terbagi dalam empat kuadran.

1.      Kuadrant 1 disebut penyearah fungsinya menyearahkan listrik arus bolak-balik menjadi listrik arus searah. Energi mengalir dari sistem listrik AC satu arah ke sistem DC. Contoh: Listrik AC 220 V/50 Hz diturunkan melewati trafo menjadi 12VAC dan kemudian disearahkan oleh Diode menjadi tegangan DC 12V
2.      Kuadran 2 disebut DC chopper atau dikenal juga dengan istilah DCDCkonverter. Listrik arus searah diubah dalam menjadi arus searah dengan besaran yang berbeda. Contoh: Listrik DC 15V dengan komponen elektronika diubah menjadi listrik DC 5V.
3.      Kuadran 3 disebut inverter yaitu mengubah listrik arus searah menjadi listrik arus bolak-balik pada tegangan dan frekuensi yang dapat diatur. Contoh: Listrik DC 12 V dari akumulator dengan perangkat inverter diubah menjadi listrik tegangan AC 220V, frekuensi 50 Hz.
4.    Kuadran 4 disebut AC-AC konverter yaitu mengubah energi listrik arus bolak balik dengan tegangan dan frekuensi tertentu menjadi arus bolak balik dengan tegangan dan frekuensi yang lain. Ada dua jenis konverter AC, yaitu pengatur tegangan AC (tegangan berubah, frekuensi konstan) dan cycloconverter (tegangan dan frekuensi dapat diatur). Contoh: tegangan AC 220 V dan frekuensi 50 Hz menjadi tegangan AC 110 V dan frekuensi yang baru 100 Hz. Rancangan konverter daya paling sedikit mengandung lima elemen gambar-10.2, yaitu (1) sumber energi, (2) komponen daya, (3) piranti pengaman dan monitoring, (4) sistem kontrol lop tertutup dan (5) beban.

      DOWNLOAD FULL PAGE : KLIK HERE 

      MAU BELI BUKU-BUKU TENTANG LISTRIK YANG MURAH..????? KLIK GAMBAR DIBAWAH..!!!!

 

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment