Saturday, December 11, 2010

Organisasi Biologis Jasad Hidup

Organisasi Biologis Jasad Hidup

Dengan melihat judul tersebut, tentu kita sudah tahu bahwa focus pembicaraan kita yaitu pada Jasad Hidup. Berbicara mengenai jasad hidup, tentu kita harus tahu batasan tentang benda hidup dan benda mati. Ketika ditanya tentang benda hidup, seseorang menjawab bahwa benda hidup itu adalah benda yang bernyawa. Apakah anda puas dengan jawaban seperti itu? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, sebagai pembukaan saya akan menarik sebuah benang merah tentang jasad hidup dan jasad mati. 

Jasad hidup merupakan sekelompok jasad yang pada kondisi tertentu akan menunjukan tanda-tanda atau gejala kehidupan seperti tumbuh dan berkembang, bereproduksi atau memperbanyak diri, peka terhadap rangsangan, berinteraksi antar jasad, dan melakukan metabolism. Akan tetapi tidak semua ciri kehidupan itu tidak selamanya berlaku secara mutlak. Sebagai contoh virus, beberapa ciri kehidupan itu tidak berlaku untuk virus, tetapi virus dimasukan dalam kelompok jasad hidup. 

Jasad hidup dikelompokan menjadi 2 : Jasad hidup seluler dan non seluler. Jika dikatakan sebagai jasad hidup seluler, tentu saja satuan dasar penyusunnya adalah sel, seperti bakteri, tumbuhan dan hewan. Apakah ada jasad hidup yang tidak tersusun atas sel? Tentu saja ada, yaitu virus, olehnya disebut sebagai jasad hidup non seluler. Mengapa demikian? Karena virus itu satuan dasar penyusunnya bukan sel, melainkan satuan dasarnya adalah virion. 

JASAD HIDUP SELULER

Pasti anda sudah tahu, bahwa jasad hidup seluler itu merupakan suatu jasad hidup yang satuan dasar penyusunnya adalah sel. Apa itu Sel ? ketika mendengar kata sel, pikiran kita akan menuju ingatan kita semasa SD, SMP dan SMA, yang memberikan definisi bahwa sel adalah satuan terkecil dari makhluk hidup. Apakah definisi ini salah..? tentu saja tidak, akan tetapi sekarang sudah saatnya kita menambah wawasan kita, dari definisi tersebut kita tambahkan informasi yang lebih spesifik lagi tentang sel. Selain merupakan satuan unit terkecil, sel juga mampu memperbanyak diri dan sel inilah yang menentukan struktur dan fungsi dari semua jasad hidup. 

Pada dasarnya, sel tersusun atas komponen kimiawi utama yaitu protein, asam nukleat, lemak dan polisakarida (karbohidrat). Meskipun mereka memiliki kompisisi jumlah yang berbeda. Dari kenyataan ini yang menimbulkan satu dugaan bahwa semua sel berasal dari satu sel leluhur yang sama. Hal ini yang dikenal sengan sebutan universal ancestor.
Dalam jasad hidup seluler, sel memiliki dua fungsi utama, yaitu :
a.       Sebagai piranti kimiawi yang melakukan proses metabolism
b.      Sebagai penyimpan kode biologis yang akan diwariskan pada keturannya.

Pada dasarnya, proses metabolism akan berlangsung sesuai perintah yang telah direkam dalam kode kode biologis yang berada dalam sel tersebut. Dimana kode ini disimpan dalam bentuk kode genetic yang ada pada bahan geneti DNA. Rahasia kode-kode tersebut akan diterjemahkan dan diekspresikan dalam suatu urutan asam amino yang akan berfungsi dalam proses metabolism dalam sel tersebut.
Oke, dari pembahasan ini, yang harus anda pahami adalah
A.      Bagaimana batasan antara jasad hidup dan jasad mati.
B.      Penggolongan dari jasad hidup itu sendiri.
C.      Pengertian dari sel
D.      Komponen utama penyusun sel
E.       Fungsi dari sel

Pada materi selanjutnya kita akan lanutkan tentang bagaimana penggolongan dari jasad hidup seluler itu sendiri.

BUY SOME BOOKSNext»

Post a Comment

Share This

PERLU ANDA TAHU

temukan semuanya di sini