PROTOKOL ELEKTROFORESIS


PROTOKOL ELEKTROFORESISThe Girl with the Dragon Tattoo
Setelah anda melakukan PCR, maka untuk mengetahui hasil PCR anda berhasil atau tidak, maka kita bisa melihatnya dengan malakukan elektroforesis mengguanakan gel agarosa 10 %, cara kerjanya yaitu:
1.       Buat agarosa 1% yaitu dengan cara : Siapkan Erlenmeyer, timbang 1 gram agarosa, kemudian masukan kedalam Erlenmeyer, tambahkan 100 mL buffer SB 1X atau TAE 1X.
2.       Panaskan dalam microwave dan cek setiap menit serta aduk-aduk (dengan menggoyang-goyang elenmeyer)
3.       Jika sudah larut merata, tambahkan 4 μL EtBr, kemudian aduk dan panaskan kembali.
4.       Ambil dan aduk lagi, kemudian siapkan cetakan agarosa, dan sisir pembuat sumur.
5.       Tuangkan gel agorosa kedalam cetakan, dan ratakan serta pastikan tidak ada gelembung di dalam gel.
6.       Diamkan selama 30 menit.
7.       Setelah 30 menit, lepas sisir dan masukan gel yang telah jadi beserta cetakannya kedalam tangki elektroforesis yang telah berisi buffer.
8.       Ambil parafilm, kemudian teteskan loading dye diatas parafilm, kira-kirakan volumenya 1 μL.
9.       Ambil 3 μL DNA PCR produk, kemudian campurkan dengan loading dye, dan ambil menggunakan pipet serta masukan kedalam sumur gel nomor dua yang berada dalam tangki elektroforesis.
10.   Setelah semua sampel selesai, masukan ladder atau penanda, pada sumur nomor 1 masing-masing baris.
11.   Setting mesin pada voltase 200 V dan arus 400 mA, dan waktu 15 menit, kemudian jalankan mesin.
12.   Setelah selesai, ambil jel dan letakan di atas Box UV, kemudian tutup kaca box UV, dan nyalakan lampu UV.
13.   Disini kita bisa melihat adanya pita terang pada sampel yang positif mengandung DNA dan berhasil kita amplifikasi dengan PCR.
14.   Selanjutnya, ambil kamera dan foto gel. Setelah itu buang gel kedalam box tempat pembuangan gel.
15.   Bersihkan semua lokasi yang anda gunakan untuk bekerja.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment